Blog

24 Sep 2012

Manfaat Menyanyi

 

Maski hampir dilakukan setiap hari, tak banyak orangtua yang sadar bahwa aktivitas menyanyi sarat manfaat untuk anak. Berikut di antaranya:
Memahami konsep sederhana
Banyak lagu anak-anak yang mengajarkan konsep. Lagu Balonku memberikan konsep balon yang berbentuk bulat, konsep pengenalan warna, konsep jumlah bilangan, dan konsep pengurangan saat salah satu balon pecah. Demikian pula lagu Naik Gunung;  konsep tentang gunung yang tinggi, spasial kiri-kanan, dan pepohonan.
Menguatkan rasa percaya diri
Hampir setiap anak senang bernyanyi, berikan kesempatan padanya untuk bernyanyi. Hal ini akan menguatkan rasa percaya dirinya. Ia akan merasa mampu bernyanyi dan kelak tak akan malu untuk tampil di depan umum. Saat ia bernyanyi, berikan perhatian positif lewat pujian, ikut bersenandung, bergembira, sehingga ia merasa lebih dihargai dan menambah rasa percaya dirinya.
Memperkaya kosakata
Bernyanyi akan memperkaya kosakata yang dikuasai anak. Selain itu ia akan lebih aktif bicara sehingga kemampuan berbicaranya pun ikut terstimulasi. Jika dalam satu hari kita mengenalkan satu lagu sederhana maka setidaknya ia akan menerima 5-8 kata baru.  
Kala bernyanyi anak akan menyelipkan gayanya sendiri
Lihatlah anak akan berjoget, bertepuk tangan, meninggikan atau merendahkan suara, memanjangkan pengucapan, bahkan ia akan bergaya seperti penyanyi betulan. Berikan kesempatan anak melakukannya karena ia tengah menuangkan kreativitas dan imajinasinya.
Lebih sehat
Sisi kesehatan bisa didapat dari bernyanyi, baik fisik maupun psikis. Fisik: saat bernyanyi anak menggerakkan otot-otot di daerah kepala seperti wajah dan leher bahkan seluruh tubuh kala ia bergoyang. Ini akan menambah kebugaran anak. Psikis: menyanyi dapat membuat anak senang dan terhibur sehingga kondisi psikisnya pun menjadi kondusif. Tak hanya itu, bernyanyi pun dapat melatih kepekaan pendengaran, keteraturan bernapas, juga melenturkan organ-organ bicara. 
Anak jadi lebih aktif
Anak harus proaktif supaya ia bisa memenuhi rasa ingin tahunya dan mengembangkan diri secara maksimal. Bernyanyi membuat anak lebih aktif bergerak sebab banyak lagu anak-anak penuh semangat. Saat melantunkan lirik “Aku seorang kapiten, mempunyai pedang panjang, kalau berjalan prok-prok-prok, aku seorang kapiten.” Anak akan berjalan di tempat, mengacungkan tangan, lalu bertepuk tangan. Ini akan membuat anak lebih berani untuk bertindak dan melakukan sesuatu.
Lebih lekat.
Cobalah bernyanyi bersama anak. Apa yang akan kita rasakan? Kita akan merasa hubungan dengan anak akan lebih dekat. Karena itu sering-seringlah bernyanyi dan menciptakan suasana yang menyenangkan dengan anak. 
Mengamati perkembangan anak.
Lewat bernyanyi pun kita bisa mengamati perkembangan anak. Seperti perkembangan verbal, pendengaran, daya tangkap, motorik, peniruan, dan lainnya. Coba amati, apakah ia bisa berbicara 2-3 kata? Menggerakkan anggota tubuh? Meniru gerakan-gerakan yang kita contohkan? Jika ya, agaknya  ia berkembang normal.

Maski hampir dilakukan setiap hari, tak banyak orangtua yang sadar bahwa aktivitas menyanyi sarat manfaat untuk anak. Berikut beberapa manfaat bernyanyi yang dikutip dari Tabloid Nakita;

Memahami konsep sederhana

Banyak lagu anak-anak yang mengajarkan konsep. Lagu Balonku memberikan konsep balon yang berbentuk bulat, konsep pengenalan warna, konsep jumlah bilangan, dan konsep pengurangan saat salah satu balon pecah. Demikian pula lagu Naik Gunung;  konsep tentang gunung yang tinggi, spasial kiri-kanan, dan pepohonan.

Menguatkan rasa percaya diri

Hampir setiap anak senang bernyanyi, berikan kesempatan padanya untuk bernyanyi. Hal ini akan menguatkan rasa percaya dirinya. Ia akan merasa mampu bernyanyi dan kelak tak akan malu untuk tampil di depan umum. Saat ia bernyanyi, berikan perhatian positif lewat pujian, ikut bersenandung, bergembira, sehingga ia merasa lebih dihargai dan menambah rasa percaya dirinya.

Memperkaya kosakata

Bernyanyi akan memperkaya kosakata yang dikuasai anak. Selain itu ia akan lebih aktif bicara sehingga kemampuan berbicaranya pun ikut terstimulasi. Jika dalam satu hari kita mengenalkan satu lagu sederhana maka setidaknya ia akan menerima 5-8 kata baru.  

Kala bernyanyi anak akan menyelipkan gayanya sendiri

Lihatlah anak akan berjoget, bertepuk tangan, meninggikan atau merendahkan suara, memanjangkan pengucapan, bahkan ia akan bergaya seperti penyanyi betulan. Berikan kesempatan anak melakukannya karena ia tengah menuangkan kreativitas dan imajinasinya.

Lebih sehat

Sisi kesehatan bisa didapat dari bernyanyi, baik fisik maupun psikis. Fisik: saat bernyanyi anak menggerakkan otot-otot di daerah kepala seperti wajah dan leher bahkan seluruh tubuh kala ia bergoyang. Ini akan menambah kebugaran anak. Psikis: menyanyi dapat membuat anak senang dan terhibur sehingga kondisi psikisnya pun menjadi kondusif. Tak hanya itu, bernyanyi pun dapat melatih kepekaan pendengaran, keteraturan bernapas, juga melenturkan organ-organ bicara. 

Anak jadi lebih aktif

Anak harus proaktif supaya ia bisa memenuhi rasa ingin tahunya dan mengembangkan diri secara maksimal. Bernyanyi membuat anak lebih aktif bergerak sebab banyak lagu anak-anak penuh semangat. Saat melantunkan lirik “Aku seorang kapiten, mempunyai pedang panjang, kalau berjalan prok-prok-prok, aku seorang kapiten.” Anak akan berjalan di tempat, mengacungkan tangan, lalu bertepuk tangan. Ini akan membuat anak lebih berani untuk bertindak dan melakukan sesuatu.

Lebih lekat.

Cobalah bernyanyi bersama anak. Apa yang akan kita rasakan? Kita akan merasa hubungan dengan anak akan lebih dekat. Karena itu sering-seringlah bernyanyi dan menciptakan suasana yang menyenangkan dengan anak. 

Mengamati perkembangan anak.

Lewat bernyanyi pun kita bisa mengamati perkembangan anak. Seperti perkembangan verbal, pendengaran, daya tangkap, motorik, peniruan, dan lainnya. Coba amati, apakah ia bisa berbicara 2-3 kata? Menggerakkan anggota tubuh? Meniru gerakan-gerakan yang kita contohkan? Jika ya, agaknya  ia berkembang normal.

 

 

sumber

Share this post